Kabut pagi Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunung Kidul

Libur Natal tahun 2014 dengan nekat dan serba mendadak akhirnya aku dan 4 orang teman (Bang Hardian, Rismar, Mujiana, Chatrin) memutuskan untuk liburan ke Yogya. 1 orang berdomisili di Kota Yogya, 1 orang dari Bandung. Jadi yang berangkat dari Bekasi 3 orang. Naik bus malam yang tiketnya dibeli last minute, H-1. Beruntung banget masih kebagian tiket karena bertepatan dengan liburan Natal dan Tahun Baru. Saat hari H, pulang kerja kami pun mengejar waktu untuk bisa sampai di pool bus tepat waktu. Jadwal keberangkatan bus adalah jam 17.30 WIB. Dan untungnya sopir maupun penumpang yang lain baik hati bersedia menunggu kedatangan kami yang agak sedikit terlambat. Semoga amal ibadah kalian diterima Tuhan…aamiin.

Setelah melalui perjalanan yang lumayan melelahkan dan agak sedikit macet, akhirnya jam 07.00 pagi kami sampai di Terminal Giwangan Kota Yogyakarta. Yeeaayyy….liburan dimulai. Sejenak beristirahat melepas lelah, akhirnya datanglah teman yang mengantarkan motor yang kami sewa untuk berkeliling Kota Yogya.

Satu hari satu malam kami habiskan di Kota Yogya, mengunjungi beberapa destinasi wisata dan pastinya adalah kulineran. Yuhuuu…yang paling wajib dan ga boleh dilewatkan kalau di Yogya adalah kulinernya. Perut entah kenapa seperti selalu saja memiliki ruang, padahal sudah banyak diisi dengan berbagai macam makanan tapi tetap saja masih muat untuk makanan berikutnya. Hahahaaa…entah apakah ini normal atau tidak. Yang jelas aku bahagia.

dsc_0544
House of Raminten
dsc_0523
Pendopo nDalem Angkringan

Hari berikutnya pagi-pagi kami check out dari penginapan yang terletak di belakang Malioboro tepatnya daerah Sosrowijayan. Setelah menjemput teman yang tinggal di daerah Kaliurang, hari kedua ini kami menuju ke Gunung Api Purba yang berada di Desa Nglanggeran, Patuk, Gunung Kidul dan merupakan kawasan ekowisata. Gunung ini adalah satu-satunya gunung api purba di Yogyakarta yang terbentuk dari pembekuan magma yang terjadi kurang lebih 60 juta tahun yang lalu. Gunung Nglanggeran tersusun oleh batuan beku berupa andesit, lava dan breksi andesit. Untuk ke sini kami menyewa mobil karena jarak yang lumayan jauh dan juga karena kondisi cuaca yang hujan. Rencananya kami akan ngecamp satu malam saja di GAP.

Karena waktu sampai di sana masih agak sore, maka kami mampir sebentar ke Embung Nglanggeran. Embung Nglanggeran adalah obyek wisata berupa waduk tampungan air buatan. Saat kami ke sana jalur menuju ke embung masih dalam pembangunan, jadi agak sedikit sulit dan ekstra hati-hati apalagi dengan trek yang menanjak. Goyang-goyang di dalam mobil membuat kepala sedikit pusing dan perut agak sedikit mual. Tapi tak apalah, karena semua rasa itu hilang saat kaca jendela mobil di buka. Udara dingin berkabut tipis yang terhirup masuk ke paru-paru, ditambah aroma basah sisa hujan menjadi obat yang mujarab.

dsc_0185
Karena sudah gelap maka photo sessionnya pakai senter.
dsc_0205
Malam Minggu atau Sabtu malam yang syahdu.

Kegelapan sudah menyelimuti, dingin pun sudah semakin menusuk. Akhirnya kami beranjak menuju campsite di Gunung Api Purba. Setelah makan malam kami buka tenda dan menyiapkan peralatan masak. Bukan mau masak makanan berat, cuma bikin minuman hangat saja kok. Buat teman ngobrol dan nyanyi-nyanyi ringan. Kebetulan kami bawa gitar. Tak terasa malam telah larut, dan mendadak saja hujan turun. Ya sudahlah, sepertinya kami memang ditakdirkan untuk segera tidur. Besok kan harus summit attack Puncak GAP (bahasa dibikin berat biar keren).

dsc_0214
Tenda hijau bukan tenda biru.
dsc_0216
Rismar (Aa’ Semar) lagi galau (pegang gitar), Bang Hardian lagi gundah juga.

Adzan Shubuh terdengar di campsite ini, karena memang letaknya dekat dengan pemukiman penduduk. Dingin menusuk tulang. Tapi dinginnya tuh dingin-dingin empuk (kayak iklan). Empuk kayak roti bakar menu sarapan kali ini. Selesai sarapan, kami mulai mendaki menuju puncak. Sebenarnya terlalu berlebihan sih kalau disebut mendaki. Tapi bingung juga mau sebut apa karena ini kan termasuk gunung juga meskipun ga tinggi.

Whateverlah, perjalanan dimulai dengan menyusuri lorong-lorong sempit diantara celah-celah bebatuan raksasa. Ada seutas tali yang fungsinya digunakan oleh orang-orang yang naik untuk memudahkan saat naik. Ada juga tangga yang dibuat dari kayu, kuat sih tapi agak licin apalagi dalam kondisi basah habis hujan semalam. Makanya perlu sangat hati-hati.

dsc_0237
Narsis itu menjadi suatu kewajiban.
dsc_0383
Mbaknya lagi manjat tangga, latihan manjat hati “Dia”.
dsc_0410
Melipir sambil pegangan tali.
dsc_0300
Pos kesekian
dsc_0230
Pesennya itu lhooo…bikin semangat….
dsc_0262
Susah payah meyakinkan Semar supaya ga lompat ke bawah..uupppss….
dsc_0277
Ada sesuatu dibalik cerita bertambahnya jumlah peserta…
dsc_0343
Hujan deras yang mendadak turun menghalangi kami untuk menuju puncak. Padahal sedikit lagi.
dsc_0353
Puncaknya yang di atas itu. Maafkan ya ini ceritanya saltum.

Menuju puncak tidaklah mudah. Jalanan licin karena bekas hujan semalam ditambah gerimis pagi yang perlahan tapi pasti mulai menderas juga. Selain itu ditambah pula dengan salah kostum. Jadi ya jalannya agak tersendat-sendat.

Ada beberapa pos untuk beristirahat sebelum mencapai puncak. Dan akhirnya, sebelum benar-benar sampai di puncak, hujan turun dengan sangat deras. Membuat kami mengurungkan niat untuk mendaki ke atas karena batuan tempat berpijak yang sangat licin. Tapi tak mengapa, pengalaman trekking ke Gunung Api Purba bersama teman-teman sudah cukup membuat bahagia.

Setelah hujan reda kami turun, sarapan lagi kemudian bongkar tenda lalu meneruskan perjalanan. Tujuan perjalanan selanjutnya adalah Pantai Jungwok yang berada di Gunung Kidul juga. Tunggu Edisi Pantai Jungwok yaa…

Beda destinasi, beda pula kisah dan pengalamannya.

Advertisements

2 Comments Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s